edhan

blognya para edhanerssss.... hahahaha..... cuma edhanerssss yang boleh nulis disini... ^^

Sekilas Cerita Pohon Nimba

Selasa, 13 Maret 2012 | 3dhanerz


Dr. Wiwied Ekasari, Apt, MS
Dept. Farmakognosi dan Fitokimia
Fakultas Farmasi Univ. Airlangga
(Dari berbagai sumber)

Pasted from www.ff.unair.ac.id/sito/?mode=aview&aid=5


Dari batang dan kulit batangnya didapatkan senyawa kimia yang berasa pahit yaitu nimbin,nimbinin dan nimbidin. Juga terdapat senyawa terpenoid, minyak essensial (0,02%). Sedang pada daun mengandung senyawa nimbin, nimbine, 6-desacetylnimbine, nimbandiol, nimbolide , quercetin, n-hexacosanol dan nonacosane. Pada biji banyak mengandung minyak dan bahan aktif pestisida yaitu azadirakhtin. Semua bagian dari tanaman ini menghasilkan senyawa b-sitosterol. Senyawa diterpen margolone, nimbogone, nimbonolone dan nimbolinin juga dapat diperoleh dalam tanaman ini.

Penggunaan secara tradisional
Dari berbagai negara terutama di India, rebusan dari daun tanaman ini digunakan untuk mengatasi problem rambut seperti menjaga rambut berubah warna sebelum waktunya, kerontokan rambut serta ketombe. Selain itu ekstrak ataupun minyak dari daun ini juga digunakan untuk campuran produk-produk kosmetika seperti sabun mandi, shampo, krem untuk kulit, pasta gigi dan pembersih mulut. Untuk mengatasi dysmenorrhoea, mereka biasanya membuat juice dari daun (15 ml) dicampur dengan juice jahe (15 ml) yang berguna untuk mengatasi sakit pada waktu menstruasi. Begitu juga untuk cacar air, mereka menggunakan daun yang dicampurkan pada air untuk mandi agar virus tidak menyebar dan penyakit cepat sembuh. Manfaat lain dari tanaman ini adalah untuk menjaga kerusakan hati, sebagai body lotion mosquito repealent ( untuk mengusir nyamuk) dan bahkan untuk kontrasepsi. Aktivitas antibakterinya juga efektif untuk mengatasi jerawat, dan eksim.
Dalam Ayurveda diperoleh keterangan bahwa masyarakat India mempercayai bahwa tingginya kadar gula dalam darah yaang menyebabkan bermacam-macam penyakit kulit dapat diatasi oleh kualitas kepahitan dari Neem/Nimba. Hal ini ternyata juga dibuktikan oleh adanya penelitian yang memperlihatkan bahwa memang tanaman ini dapat mengontrol kadar gula dalam darah.
Masyarakat di India juga sering mengunyah daun nimba tiap pagi untuk menjaga tubuh dari berbagai penyakit seperti diabetes dan hipertensi. Juga dengan cara demikian tubuh menjadi lebih meningkat imunitasnya dalam menghadapi problema penyakit kulit.

Atasi Ketombe Dengan Nimba
Meski kelihatan sepele, ketombe ternyata memang menjengkelkan dan menjadikan orang menjadi tidak percaya diri. Memang sudah banyak shampo antiketombe yang marak di pasaran. Tapi terkadang meski sudah memakai bermacam merek, ketombe tetap aja membandel. Nah kalau sudah begini, mengapa tidak mencoba bahan antiketombe dari alam. Selain lebih ekonomis, sampo anti ketombe berbahan baku alami kini sudah menjadi salah satu alternatif diantara sampo anti ketombe berbahan baku kimia sintesis.
Bahan yang dipakai untuk mengatasi ketombe adalah daun dan biji dari Nimba. Biji dari Nimba mengandung minyak dan bahan aktif pestisida yang disebut azadirakhtin yang termasuk kelompok triterpenoid dengan kerangka struktur limonoid. Kandungannya berkisar antara 0,1 hingga 0,5% dari bobot keringnya. Untuk mengatasi ketombe, masyarakat di India memeras daun dan biji Nimba hingga minyaknya keluar. Minyak inilah yang kemudian dilumurkan pada kepala yang berketombe, kemudiaan didiamkan dengan cara ditutupi plastik, baru kemudian dicuci bersih.
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh ITB dengan menggunakan bahan sampo yang terbuat dari Nimba pada kelinci yang telah dibuat berketombe, didapatkan hasil bahwa setelah kelinci tersebut dikeramasi dengan sampo Nimba selama beberapa hari sekali , ternyata dalam waktu 14 hari ketombe dapat dibasmi habis dan rambut yang rontok dapat tumbuh kembali. Uji coba yang dilakukan pada relawan pun mendapatkan hasil yang memuaskan. Karena selain ketombe hilang, ternyata rambut juga menjadi lembut , mudah disisir.

Minyak Nimba sebagai Bahan Kontrasepsi
Minyak Nimba ternyata juga bisa berfungsi sebagai spermisida (pembunuh sperma) yang kuat. Dari hasil penelitian yang dilakukan para ilmuwan terhadap hewan coba serta pada manusia, didapatkan hasil bahwa sperma dari hewan serta manusia coba menjadi tidak aktif bergerak lagi setelah 30 detik kontak dengan minyak nimba. Penelitian terhadap aktivitas minyak nimba sebagai bahan kontrasepsi melibatkan 20 tikus, 8 kelinci, 14 kera dan 10 relawan. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa minyak yaang digunakan secara intravaginal sebelum melakukan hubungan seks bisa mencegah kehamilan. Hal yang menggembirakan pula, dari studi hispatologi menunjukkan tidak adanya gangguan pada organ kewanitaan seperti jaringan vagina, cervix dan uterus.
Untuk diketahui, di negara India dan Jerman telah mulai dikembangkan minyak nimba sebagai salah satu alat kontrasepsi yang berasal dari alam. Bahkan di India minyak nimba sudah digunakan sebagai pelapis pada kondom yang berfungsi untuk membunuh sperma.
Penelitian lain menyebutkan bahwa tikus yang diberi serbuk daun dari Nimba dengan dosis 20 mg, 40 mg dan 60 mg per hari selama 24 jam ternyata juga memperlihatkan adanya aktivitas spermacidal (membunuh sperma).

Khasiatnya Terhadap Jantung
Para peneliti telah pula mempelajari efek dari tanaman Nimba terhadap jantung. Dari studi dengan menggunakan ekstrak yang berasal dari daun Nimba terhadap hewan coba babi dan kelinci didapatkan hasil bahwa ekstrak ini dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular. Ekstrak dengan dosis 200 mg/kg BB ternyata dapat menurunkan kecepatan denyut jantung hewan coba dari 280 menjadi 150 denyut/menit. Selain itu, ekstrak daun Nimba juga memperlihatkan aktivitas anti arritmia meskipun lemah terhadap kelinci yang telah diberi ouabain untuk menginduksi terjadinya disaritmia.

Menurunkan Kadar Asam Urat Dalam Darah.
Dewasa ini penyakit asam urat serasa bukan penyakit yang asing lagi bagi para penghuni kota metropolitan. Penyakit ini memang sudah menjadi momok terutama bagi orang-orang yang mempunyai pola hidup tidak sehat. Nah salah satu bahan alam yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah adalah daun dari pohon Nimba. Para Apoteker yang tergabung dalam PPAU Ilmu Hayati dari ITB ternyata telah mengembangkan kapsul nimba untuk penurun kadar asam urat Sediaan kapsul ini berisi ekstrak kering daun nimba sebesar 300 mg.

Toksisitas
Untuk mengetahui keamanannya, telah dilakukan uji toksisitas dari senyawa nimbidin pada hewan coba katak. Hasil uji menunjukkan bahwa dosis mematikan terjadi pada sekitar 0,25 mg/g BB.

Perhatian
Sepanjang dipakai sesuai aturan, tanaman ini termasuk aman untuk dikonsumsi. Namun demikian bagi pengguna tanaman ini (yang dikonsumsi secara oral) terutama terhadap anak-anak, wanita hamil dan menyusui serta pada usia lanjut, tentunya harus lebih berhati –hati, karena memang sampai saat ini keamanan penggunaannya untuk mereka belum dilaporkan .

Tags: | 1 komentar

Sabtu, 22 Oktober 2011 | 3dhanerz

surabaya, 23 november 2011
Sudah lama sekali aku g' main-main ke blog ini......
aku cma pengen minta pendapat kalian tentang apa yang harus aku lakukan, soalnya aku bingung mencari solusinya.
udah 2 bulan ini aku didiemin sama teman se kamarku tanpa alasan yang jelas. Padahal menurut aku, aku g' melakukan sesuatu yang membuat hatinya tersinggung. Sebelumnya dia memang punya masalah sama temen se kos ku namanya Rida dia juga anak farmasi, tapi sekarang dia sudah pindah kos. aku g paham masa' karena dia marah sama rida aku juga ikutan dibawa-bawa.
aku bingung karena semua hal yang aku lakukan akhir-akhir ini dimata dia semuanya salah. seperti kejadiaan beberapa hari yang lalu waktu aku menghidupkan kipas angin karena kepanasan, tiba-tiba dia langsung bangun dari tempat tidur keluar sambil banting pintu kamar, masuk lagi ke kamar sambil banting pintu kamar. padahal sebelumnya aku gak melakukan tindakan apa-apa waktu dia nyalain kipas angin saat aku sakit, dan dia udah tau dengan jelas aku sakit tapi dia dengan enaknya ngidupin kipas angin. masalah lampu kamar sebelumnya selam hampir 1,5 tahun dia gak pernah komplain, kalau lampu kamar nyala di malam hari, tapi 2 hari yang lalu dia memetikan lampu kamar pas aku tidur, dan karena lampu kamar mati aku jadi terbangun karena tidak sesak nafas ( sedikit efek kalau ada dalam ruangan yang gelap) lampu kamarnya ku nyalakan lagi, tiba- tiba dia bangun dan langsung keluar sambil banting pintu dan bisik-bisik " kareppe dewe" padahal masalah aku g' bisa di ruang gelap sudah aku omongin waktu pertama kali dia minta sekamar sama aku, dan dia bilang g pa2 lampunya kamu nyalain aja. terus apa yang harus aku lakukan aku sudah tanya sama dia maunya dia apa, salahku dimana tapi apa jawabannya " male sbahas terus aku ditinggal nagji dia aku aku ajak bicara aku dicuekin. terus aku harus gimana?
dia pernah cerita sana teman sekosku yang anak psikologi katanya kepribadian dia berubah dan dia tidak bisamenjadi dirinya sendiri sejak aku ma rida tinggal di kos yang aku tempati sekarang, memang semester lalu nilai dia turun sementara nilai ku ma rida naik, katanya nilainya turun karena dia ngeliat ruang tamu yang penuh dengan kertas dan buku-buku punyakku dan rida, pastilah ruang tamu penuh buku tiap malem aku belajar disitu otomatis semua materi yang mau ku pelajari aku bawa keluar dan kalau udah selesai aku bawa lagi ke kamar. terus aku harus kayak gimana menghadapi oarng ini?. Soalnya orang tuanku setengah tidak megizinkan aku pindah kos dengan alasan ke amanan. Akhirnya aku putusin pindah kamar saja, dan sikapnya dia masih tetep seperti itu, seperti tadi malem pas aku nonton tv tiba-tiba dia dateng dengan gaya berjalan seolah-olah didepannya dia g' ada orang dan banrang untung saja laptopnya teman sekos ku yang lain tidak terinjak ( hampir terinjak) terus aku harus gimana, ada saran bagaimana vara menghadapi orang seperti itu?
by Diana

Tags: | 0 komentar

Selasa, 30 November 2010 | 3dhanerz

Hari “ahad” ataukah “minggu”???
Malang, 16 November 2010
Manakah dari kedua kata di atas yang sering kamu pakai????ayo,,dipilih!!hhe... Mungkin diantara kalian ada yang sering pakai kata “ahad” karena kata orang-orang dulu bilang “minggu” itu bukan milik islam. Dan kita langsung saja membenarkannya. Tanpa memberikan pertanyaan, kenapa harus ada klasifikasi kepemilikan,padahal itu hal sepele??apa substansi yang ada pada kedua kata itu??apakah memang benar-benar berbeda??apa perlu dibedakan??. Atau bahkan kita tidak tahu kenapa kita bilang “ahad”??wah,,jangan sampai!!!hho. Tapi ada juga yang bilang “ahad” or “minggu” sama saja asal sama-sama mengerti. Jadi mana yang harus kita pilih??wah,,memang kita hidup itu penuh pilihan.
Sebenarnya kata minggu berasal dari bahasa portugis dan spanyol yaitu “domingo” yang berarti “hari pertama” atau “hari matahari” atau “hari tuhan”. Selain itu nama-nama tujuh hari(dalam bahasa-bahasa eropa) yaitu sunday(hari matahari), monday(hari rembulan), tuesday(hari mars), wednesday(hari merkurius), thursday(hari jupiter), friday(hari venus) serta saturday(hari saturnus). Ketujuh kata tersebut meupakan nama-nama “tuhan” atau “dewa” yang ada di langit. Jadi, sudah jelas bahwa semuanya itu merupakan sisa-sisa praktek kekafiran, syirik atau paganisme.
Untuk itu, masihkah kita memakai “hari minggu” sebagai hari kita??saya rasa teman-teman sudah bisa menjawabnya sendiri. Kemudian, kenapa kita harus memakai kata “ahad”??sebenarnya kata “ahad” berasal dari bahasa arab yang berarti “satu”. Hal ini dilakukan agar tidak ada bentuk-bentuk pagan seperti kata “minggu”. Dilanjutkan dengan hari senin(dua), selasa(tiga), rabu(empat), kamis(lima). Sedangkan jumad berasal dari bahasa arab juga yang artinya berkumpul. Dimana setiap orang muslim laki-laki diwajibkan berkumpul ke masjid untuk melaksanakan shalat tengah hari bersama. Kemudian hari terakhir yaitu sabtu berasal dari bahasa arab yang mana mereka juga menyerap dari bahasa ibrani, “syabat,” yang berarti istirahat total menjadi “al-sabt” dan kemudian kita serap menjadi sabtu. Itu berasal dari kitab perjanjian lama dimana pada hari itu Tuhan telah rampung menciptakan alam raya seisinya. Dari tradisi arab, nama “sabtu” tetap bertahan dalam islam. Namun, sesuai dengan penegasan dalam al-Qur'an (16:124), nama itu tidak lagi mengandung nilai sakral dalam islam. Nah, dari tujuh kata tersebut tidak menandakan adanya paganisme ketika kita memakainya sebagai nama hari yang tujuh yang sering kita pakai.
Itulah catatan secara historis penamaan hari yang sudah lazim kita dengar. Terutama untuk hari ahad, karena masih banyak dari orang-orang yang masih memakai kata minggu tanpa tahu apa artinya. Dan juga memakai kata ahad tanpa tahu history awal mula kata itu menjadi nama sebuah hari. Nah, itulah tulisan pertama yang sederhana dari saya, semoga bermanfaat.amiin.
By Ahmad Khairul Umam

Tags: | 0 komentar

liburan yang membosankan

Sabtu, 17 Juli 2010 | 3dhanerz



assalamualaikum kawan2 ^^a

gmana kabarnya kalian, oya, liburan semester 2 ni sungguh membosankan...

gda kegiatan yang berarti di rumah... sudah terbiasa dengan tugas n kuliah, malah 2 bulanan ni dari juli ampe agustus ku kosong melompong..

terlebih lagi sangat sulit wat ngadain reuni paE.. gara2 setiap universitas n temen2 sekalian punya jadwal yang berbeda2... jadi sulit wat nyatuin jadwal.. -.-a

aku berharap kalian menikmati liburan kalian n tidak bosan seperti apa yang sekarang ku rasakan...

miss u, All ^^a

wassalamualaikum :)

Tags: | 0 komentar

curhatan yang g' penting

Rabu, 30 Juni 2010 | 3dhanerz

wah temen2 q yang aku sayangi aku pengen sedikit cerita tentang yang aku alami saat ini
g' kusangka dan tidak pernah ku bayangkan sebelumnya akan seruwet ini, banyak hal yang aku alami mulai dari setiap habis praktikum pasti ada saja yang membuat tangan ku gatal-gatal sampe luka-luka dan so pasti selalu kena marah ma dosen prakyikumku sampe urusan PKM yang buwat pusing gara-gara ketuanya kabur bawa data dan semua dana yang udah turun sampe-sampe aku diteror orang dekanat gara-gara g ngasih laporan akhir. sampe diancam segala lagi.

sumpa kesel bangetnya banget

Tags: | 0 komentar

Artikel Pendidikan

Sabtu, 05 Juni 2010 | 3dhanerz

Bersama Mengabdi Demi Rakyat (BENDERA) organisasi yang memiliki orientasi diwilayah pendidikan. Pendidikan yang dibangun bukan pendidikan yang biasa kita ketahui selama ini, yang berorientasi pada nilai(mark), akademis ataupun munjunjung tinggi pada kepintaran dalam dua hal tersebut. Melainkan pendidikan potensi, kreatifitas, daya pikir dan nalar akal serta hal-hal yang membuat anak didik kita merasa senang menjalani proses pendidikan tersebut. Pengabdian yang sungguh-sungguh untuk merubah pemahaman peserta didik tentang hal esensi pendidikan sebenarnya.
Bagaimanakah Pendidikan di Indonesia?
Walaupun Indonesia merupakan salah satu negara terbesar, terbanyak penduduknya serta terkaya sumber daya alam yang dimiliki, namun jika berbicara tentang pendidikan, apakah indonesia termasuk dalam kategori salah satu negara yang memiliki tingkat pendidikan yang baik? Jawabannya belum. Ini bisa dilhat dari segi pemerataan pendidikan kesemua wilayah di Indonesia, keadaan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki, peran serta masyarakat dalam mensukseskan pendidikan serta sistem yang menangani pendidikan Indonesia yang dibuat pemerintah.
Pemerataan pendidikan di Indonesia masih jauh dari cukup. Hal ini bisa dilihat masih banyaknya anak-anak didik yang seharusnya mendapat pendidikan yang layak tetapi tidak mendapatkannya, contohnya didaerah pedesaan atau pedalaman. Dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 bahwa setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan dan pada ayat 2 disebutkan bahwa setiap warga Negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Dan dalam UU No. 20/2003 pasal 5, bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu, warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus, warga negara di daerah terpencil atau terbelakang serta masyarakat adat yang terpencil berhak memperoleh pendidikan layanan khusus, warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus serta setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat.
Peran masyarakat yang apatis terhadap pendidikan (bukan hanya sekolah) juga merupakan penyebab dari terpuruknya pendidikan kita. Memikirkan pendidikan dalam ruang lingkup umum sangat diperlukan sebagai bentuk kontrol masyarakat terhadap sistem pendidikan yang telah dibuat oleh pemerintah. Di dalam pasal 8 UU No. 20/2003 disebutkan bahwa masyarakat berhak berperan serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi program pendidikan.
Kadang orang tua hanya memikirkan bagaimana anak meraka bisa sekolah, tanpa bertanya apa yang telah didapat anakya disekolahnya itu. Apakah hal baik yang didapat ataukah hal buruk. Orang tua juga jarang membaca psikologi anak mereka sehingga orang tua tersebut tidak tahu apa yang sebenarnya anak inginkan dari mereka bersekolah. Akibatnya si anak bisa terjerumus dengan pergaulan yang kurang baik atau merasa tertekan dengan pendidikan yang dia tempuh mungkin dkarenakan pendidkan yang dipilihkan orang tua mereka tidak sesuai dengan keinginan si anak sendiri.
Sistem pendidikan Indonesia saat ini kurang ideal. Hal ini bisa dilihat dari penilaian kepintaran oleh sebagian besar lembaga pendidikan di Indonesia saat ini yang minitikberatkan pada nilai(mark). Peserta didik berlomba untuk mendapatkan nilai(mark) yang bagus bukan mencari ilmu yang seharusnya ilmu itulah yang mereka lombakan. Mereka berusaha sekeras mungkin untuk mendapatkan nilai(mark) sebaik mungkin, bahkan kalau bisa dengan cara yang tidak baik, semisal dengan mencontek ataupun membeli. Hal tersebut sama halnya dengan pendidikan yang buruk karena berusaha memperoleh sesuatu dengan menghalalkan segala cara dimana yang dicari hanyalah nilai yang sebenarnya tidak punya esensi bagi peserta didik.
Dari tulisan diatas, terlihat banyak permasalahan dalam proses pendidikan di Indonesia. Hal yang pertama perlu dibenahi ialah dari pemerintah sendiri, dengan memeratakan hak-hak peserta didik terutama didaerah pedesaan/pedalaman dengan cara menambah kuantitas serta kualitas pengajar dan menambah sarana yang membantu proses pembelajaran peserta didik. Yang kedua ialah pebaikan sistem pendidikan di Indonesia yang seharusnya penilaian kepintaran terhadap peserta didik bukan hanya pada nilai(mark) semata, melainkan juga pada proses peserta didik dalam memperoleh pembelejaran serta kreatifitas mereka dalam hal menciptkan sesuatu yang baru. Pendidikan di Indonesia terlalu berorientasi hanya pada mempelajari sesuatu saja, bukan menciptakan sesuatu sehingga kreatifitas peserta didik terhambat. Itulah penyebab terbesar kenapa pendidikan di Indonesia sulit berkembang.
Mark Twin berkata, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya,”. Dari perkataan itu, jelaslah bahwa seharusnya pendidikan tidak sebatas, bahkan terikat oleh sekolah SD, SMP, SMP, SMA bahkan Perguruan Tinggi. Karena ketika pendidikan hanya dibatasi oleh keterikatan pada lembaga pendidikan diatas, sebenarnya kita tidak pernah dikatakan manusia yang terdidk. Oleh karena itu, raihlah pendidikan yang luas dan bebas untuk pengembangan diri kita.

Oleh : Ahmad Khairul Umam (Mahasiswa Prodi Matematika Universitas Brawijaya Malang)

Tags: | 0 komentar

lama g ngposting hehe

Senin, 19 April 2010 | 3dhanerz

hi hi hi :D

akhirnya aku menemukan template baru untuk paE.... simple tapi fasilitasnya lebih lengkap.... ^^

Tags: | 0 komentar

menu