Selasa, 30 November 2010 | 3dhanerz
Hari “ahad” ataukah “minggu”???
Malang, 16 November 2010
Manakah dari kedua kata di atas yang sering kamu pakai????ayo,,dipilih!!hhe... Mungkin diantara kalian ada yang sering pakai kata “ahad” karena kata orang-orang dulu bilang “minggu” itu bukan milik islam. Dan kita langsung saja membenarkannya. Tanpa memberikan pertanyaan, kenapa harus ada klasifikasi kepemilikan,padahal itu hal sepele??apa substansi yang ada pada kedua kata itu??apakah memang benar-benar berbeda??apa perlu dibedakan??. Atau bahkan kita tidak tahu kenapa kita bilang “ahad”??wah,,jangan sampai!!!hho. Tapi ada juga yang bilang “ahad” or “minggu” sama saja asal sama-sama mengerti. Jadi mana yang harus kita pilih??wah,,memang kita hidup itu penuh pilihan.
Sebenarnya kata minggu berasal dari bahasa portugis dan spanyol yaitu “domingo” yang berarti “hari pertama” atau “hari matahari” atau “hari tuhan”. Selain itu nama-nama tujuh hari(dalam bahasa-bahasa eropa) yaitu sunday(hari matahari), monday(hari rembulan), tuesday(hari mars), wednesday(hari merkurius), thursday(hari jupiter), friday(hari venus) serta saturday(hari saturnus). Ketujuh kata tersebut meupakan nama-nama “tuhan” atau “dewa” yang ada di langit. Jadi, sudah jelas bahwa semuanya itu merupakan sisa-sisa praktek kekafiran, syirik atau paganisme.
Untuk itu, masihkah kita memakai “hari minggu” sebagai hari kita??saya rasa teman-teman sudah bisa menjawabnya sendiri. Kemudian, kenapa kita harus memakai kata “ahad”??sebenarnya kata “ahad” berasal dari bahasa arab yang berarti “satu”. Hal ini dilakukan agar tidak ada bentuk-bentuk pagan seperti kata “minggu”. Dilanjutkan dengan hari senin(dua), selasa(tiga), rabu(empat), kamis(lima). Sedangkan jumad berasal dari bahasa arab juga yang artinya berkumpul. Dimana setiap orang muslim laki-laki diwajibkan berkumpul ke masjid untuk melaksanakan shalat tengah hari bersama. Kemudian hari terakhir yaitu sabtu berasal dari bahasa arab yang mana mereka juga menyerap dari bahasa ibrani, “syabat,” yang berarti istirahat total menjadi “al-sabt” dan kemudian kita serap menjadi sabtu. Itu berasal dari kitab perjanjian lama dimana pada hari itu Tuhan telah rampung menciptakan alam raya seisinya. Dari tradisi arab, nama “sabtu” tetap bertahan dalam islam. Namun, sesuai dengan penegasan dalam al-Qur'an (16:124), nama itu tidak lagi mengandung nilai sakral dalam islam. Nah, dari tujuh kata tersebut tidak menandakan adanya paganisme ketika kita memakainya sebagai nama hari yang tujuh yang sering kita pakai.
Itulah catatan secara historis penamaan hari yang sudah lazim kita dengar. Terutama untuk hari ahad, karena masih banyak dari orang-orang yang masih memakai kata minggu tanpa tahu apa artinya. Dan juga memakai kata ahad tanpa tahu history awal mula kata itu menjadi nama sebuah hari. Nah, itulah tulisan pertama yang sederhana dari saya, semoga bermanfaat.amiin.
By Ahmad Khairul Umam
Tags: umam | 0 komentar
liburan yang membosankan
Sabtu, 17 Juli 2010 | 3dhanerz

assalamualaikum kawan2 ^^a
gmana kabarnya kalian, oya, liburan semester 2 ni sungguh membosankan...
gda kegiatan yang berarti di rumah... sudah terbiasa dengan tugas n kuliah, malah 2 bulanan ni dari juli ampe agustus ku kosong melompong..
terlebih lagi sangat sulit wat ngadain reuni paE.. gara2 setiap universitas n temen2 sekalian punya jadwal yang berbeda2... jadi sulit wat nyatuin jadwal.. -.-a
aku berharap kalian menikmati liburan kalian n tidak bosan seperti apa yang sekarang ku rasakan...
miss u, All ^^a
wassalamualaikum :)
Tags: yogie | 0 komentar
curhatan yang g' penting
Rabu, 30 Juni 2010 | 3dhanerz
wah temen2 q yang aku sayangi aku pengen sedikit cerita tentang yang aku alami saat ini
g' kusangka dan tidak pernah ku bayangkan sebelumnya akan seruwet ini, banyak hal yang aku alami mulai dari setiap habis praktikum pasti ada saja yang membuat tangan ku gatal-gatal sampe luka-luka dan so pasti selalu kena marah ma dosen prakyikumku sampe urusan PKM yang buwat pusing gara-gara ketuanya kabur bawa data dan semua dana yang udah turun sampe-sampe aku diteror orang dekanat gara-gara g ngasih laporan akhir. sampe diancam segala lagi.
sumpa kesel bangetnya banget
Tags: diana | 0 komentar
Artikel Pendidikan
Sabtu, 05 Juni 2010 | 3dhanerz
Bersama Mengabdi Demi Rakyat (BENDERA) organisasi yang memiliki orientasi diwilayah pendidikan. Pendidikan yang dibangun bukan pendidikan yang biasa kita ketahui selama ini, yang berorientasi pada nilai(mark), akademis ataupun munjunjung tinggi pada kepintaran dalam dua hal tersebut. Melainkan pendidikan potensi, kreatifitas, daya pikir dan nalar akal serta hal-hal yang membuat anak didik kita merasa senang menjalani proses pendidikan tersebut. Pengabdian yang sungguh-sungguh untuk merubah pemahaman peserta didik tentang hal esensi pendidikan sebenarnya.
Bagaimanakah Pendidikan di Indonesia?
Walaupun Indonesia merupakan salah satu negara terbesar, terbanyak penduduknya serta terkaya sumber daya alam yang dimiliki, namun jika berbicara tentang pendidikan, apakah indonesia termasuk dalam kategori salah satu negara yang memiliki tingkat pendidikan yang baik? Jawabannya belum. Ini bisa dilhat dari segi pemerataan pendidikan kesemua wilayah di Indonesia, keadaan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki, peran serta masyarakat dalam mensukseskan pendidikan serta sistem yang menangani pendidikan Indonesia yang dibuat pemerintah.
Pemerataan pendidikan di Indonesia masih jauh dari cukup. Hal ini bisa dilihat masih banyaknya anak-anak didik yang seharusnya mendapat pendidikan yang layak tetapi tidak mendapatkannya, contohnya didaerah pedesaan atau pedalaman. Dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 bahwa setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan dan pada ayat 2 disebutkan bahwa setiap warga Negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Dan dalam UU No. 20/2003 pasal 5, bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu, warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus, warga negara di daerah terpencil atau terbelakang serta masyarakat adat yang terpencil berhak memperoleh pendidikan layanan khusus, warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus serta setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat.
Peran masyarakat yang apatis terhadap pendidikan (bukan hanya sekolah) juga merupakan penyebab dari terpuruknya pendidikan kita. Memikirkan pendidikan dalam ruang lingkup umum sangat diperlukan sebagai bentuk kontrol masyarakat terhadap sistem pendidikan yang telah dibuat oleh pemerintah. Di dalam pasal 8 UU No. 20/2003 disebutkan bahwa masyarakat berhak berperan serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi program pendidikan.
Kadang orang tua hanya memikirkan bagaimana anak meraka bisa sekolah, tanpa bertanya apa yang telah didapat anakya disekolahnya itu. Apakah hal baik yang didapat ataukah hal buruk. Orang tua juga jarang membaca psikologi anak mereka sehingga orang tua tersebut tidak tahu apa yang sebenarnya anak inginkan dari mereka bersekolah. Akibatnya si anak bisa terjerumus dengan pergaulan yang kurang baik atau merasa tertekan dengan pendidikan yang dia tempuh mungkin dkarenakan pendidkan yang dipilihkan orang tua mereka tidak sesuai dengan keinginan si anak sendiri.
Sistem pendidikan Indonesia saat ini kurang ideal. Hal ini bisa dilihat dari penilaian kepintaran oleh sebagian besar lembaga pendidikan di Indonesia saat ini yang minitikberatkan pada nilai(mark). Peserta didik berlomba untuk mendapatkan nilai(mark) yang bagus bukan mencari ilmu yang seharusnya ilmu itulah yang mereka lombakan. Mereka berusaha sekeras mungkin untuk mendapatkan nilai(mark) sebaik mungkin, bahkan kalau bisa dengan cara yang tidak baik, semisal dengan mencontek ataupun membeli. Hal tersebut sama halnya dengan pendidikan yang buruk karena berusaha memperoleh sesuatu dengan menghalalkan segala cara dimana yang dicari hanyalah nilai yang sebenarnya tidak punya esensi bagi peserta didik.
Dari tulisan diatas, terlihat banyak permasalahan dalam proses pendidikan di Indonesia. Hal yang pertama perlu dibenahi ialah dari pemerintah sendiri, dengan memeratakan hak-hak peserta didik terutama didaerah pedesaan/pedalaman dengan cara menambah kuantitas serta kualitas pengajar dan menambah sarana yang membantu proses pembelajaran peserta didik. Yang kedua ialah pebaikan sistem pendidikan di Indonesia yang seharusnya penilaian kepintaran terhadap peserta didik bukan hanya pada nilai(mark) semata, melainkan juga pada proses peserta didik dalam memperoleh pembelejaran serta kreatifitas mereka dalam hal menciptkan sesuatu yang baru. Pendidikan di Indonesia terlalu berorientasi hanya pada mempelajari sesuatu saja, bukan menciptakan sesuatu sehingga kreatifitas peserta didik terhambat. Itulah penyebab terbesar kenapa pendidikan di Indonesia sulit berkembang.
Mark Twin berkata, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya,”. Dari perkataan itu, jelaslah bahwa seharusnya pendidikan tidak sebatas, bahkan terikat oleh sekolah SD, SMP, SMP, SMA bahkan Perguruan Tinggi. Karena ketika pendidikan hanya dibatasi oleh keterikatan pada lembaga pendidikan diatas, sebenarnya kita tidak pernah dikatakan manusia yang terdidk. Oleh karena itu, raihlah pendidikan yang luas dan bebas untuk pengembangan diri kita.
Oleh : Ahmad Khairul Umam (Mahasiswa Prodi Matematika Universitas Brawijaya Malang)
Tags: umam | 0 komentar
lama g ngposting hehe
Senin, 19 April 2010 | 3dhanerz
hi hi hi :D
akhirnya aku menemukan template baru untuk paE.... simple tapi fasilitasnya lebih lengkap.... ^^
Tags: yogie | 0 komentar
Cerita dari instalasi gizi....
Sabtu, 03 April 2010 | 3dhanerz
Hai kawan...
ehm,dari judulnya pasti kalian akan mengira cerita ini tentang kejadian di instalasi gizi juga...
Tapi,itu hanya sebuah judul saja,kenyataan isi tulisannya tidak seperti itu,haha
Begini ceritanya...
Kuliahku memusingkan sekaligus menyenangkan...
kenapa memusingkan??...ya namanya juga kuliah
tugas,presentasi,praktikum....
Awalnya aku mengeluh, "apaan se ni gizi.ribet,cuma gitu2 aja"
keinginan ikut tes lagi untuk mengejar cita-cita lama tetap muncul.
semester 1 pun berlalu...dan dengan jiwa perfeksionis serta tidak mau kalah saat menjelang ujian,akupun berhasil melalui semester 1 dengan predikat peraih the 3rd best IP angkatan (ooowww......sombong,,,,hahaha.....)
Semester 2.....
melihat mata kuliah,hmh lumayanlah,ada yang sampai 5 sks...
ada satu mata kuliah yang awalnya buat aku agak ragu lagi d gizi..
"FUNDAMENTAL OF DIET AND CULLINARY"
aku pikir itu murni kuliah "dapur"
kuliah pun dimulai...
kulewati kuliah pertama dengan mendapatkan sejarah kuliner dan macam2 peralatan memasak, dari mulai persiapan sampai penyajian....
kuliah kedua,...aku mendapatkan teknik memasak..
setelah kuliah kedua,ada praktikum,kita mencari tugas resep masakan yang menggunakan teknik memasak tertentu...
kelompokku kebagian tugas buat belanja..
ke pasar lah aku pagi2 (haha,sesuatu yang tak pernah kulakukan)
praktikum pun dimulai...
kami mulai mengobrak-abrik lab dietetik....
suara ramai terdengar di hampir setiap penjuru (ketahuan banget gak pernah pada bantuin ibu di dapur XD )
kelompokku (6 orang) bergotong-royong menyincang daging yang hanya 400 gr
karena tidak tahu tekniknya,kami asal saja
asalkan daging itu sudah halus,ya sudah
waktu berlalu,,,dan.....masakan jadi deh..
sedapnye...
kelompokku buat "beef stew"
setelah dicicipi,ternyata enak lho..
gak nyangka gitu bisa masak juga,..
Praktikum kedua,,, GARNISH....
yap,kita dituntut untuk membuat garnish dari bahan makanan...
keranjang dari tomat,jeruk sunkist
bunga dari tomat
dari timun
angsa dari sawi, bebek dari apel..
dari cabe yang gede..
yah,saya merasa kasihan saja sama jeruk sunkist yang saya bredeli untuk jadi keranjang..sayang rasanya,jeruk seenak itu hanya akan jadi hiasan,haha
Praktikum ketiga..
menu nusantara...
kembali kelompokku berurusan dengan daging karena kami mendapat tugas untuk lauk hewani tidak berkuah...
endingnya,kelompokku mendapat pujian dari dosen dengan predikat "masakan yang paling berhasil di antara masakan para pemula"
Foto-foto bisa dilihat di FBku..
_________________________________________________________________________
Suatu hari aku hendak pulang kampung
aku berencana membuat spageti saus bolognese untuk pamer kalau aku sudah sedikit mengerti masalah dapur
Sore hari sebelum pulang aku mampir kr toko untuk membeli "oregano",salah satu european spices yang biasanya digunakan untuk masakan eropa
Intinya (karena tulisan dah terlalu panjang) spagetiku sukses dan orang rumah bilang enak,hahaha...........
Jadi, intinya lagi,...
aku mendapat pesan dari senior untuk menikmati semster 2 ini karena semster ini masih mendapat praktikum yang enak2..
Tapi bersiaplah di smester selanjutnya karena akan merasakan makanan yang buat "parenteral feeding".........makanan yang dimasukin lewat selang tu lho,buat pasien yang gak mampu oral feeding..itu se katanya,ada bayam di blender,pindang....
tak bisa kubayangkan.....
oke lah,kapan2 aku cerita lagi..
sekarang waktunya packing,mau balik lagi ke malang...
semoga sukses di perantauan semua edhanerz ya....
keep contact....
Wassalam....
___________________
Zee/20
Tags: RD/20, zee | 0 komentar
Semester 2 yang ...........(g bs ngungkapin)
Jumat, 12 Maret 2010 | 3dhanerz
assalamualaikum,
temen-temen ku gmn kbr kalian semua?
aku mau curhat sedikit tentang kondisiku d 2nd semester ini
semester ini buat aku stresss habis-habisan
semua praktikum harus d kerjain sendiri dan kalau g berhasil langsung dapat nilai nol
gak bisa jawab pretest langsung keluar ruang praktikum(pulang, d usir secara tidak hormat)alias g boleh ikut praktikum
gak bisa jawab post test nilai langsung minus
waduh pokoknya sekarang ini aku stresss banget
kemarin pas praktikum kmia analisis saking terburu-burunya karena harus nyelesaiin 13 praktikum dalam wktu 2jam(sayang aku gagal ga bisa slesai semua)sampai ga terasa kalau tanganku ketetesan NaOH wal hasil tangan kanan ku gatal-gatal sampai hari ini dan sudah mulai luka juga karena aku garukin' trus perut ku masih mual karena harus menghirup H2S m amonia yang baunya gak karu-karuan + zat2 lain yang juga baunya aneh2
pokoknya praktikum di semester 2 ini cukup beresiko dan buat skot jantung
tapi aku yakin aku pasti bisa
tetep semangat ya semuanya . . .
semoga Allah selalu bersama kita semua dan kita bisa sukses bareng2.Amin
Tags: diana | 1 komentar
ibarat masuk ke kandang macan
Kamis, 11 Maret 2010 | 3dhanerz
Gmn kbarx di tempat perantauan msg2? ? ?
Semoga tetap semangat dan dalam lindungan Allah SWT. . . . . . amien
Seneng sekali rasanya dgn adax blog ini, tempat berbagi cerita kelas kita (katax sih Edhanerz), semoga bisa mempererat tali persaudaraan diantara kita meskipun terbatas pada jarak yang jauh dan waktu yang konstan (ky hkm Newton saja. . hahaa)! ! ! thanks buat penggagasnya.
Hemm. . .saya sdh baca isi di blog ini, menarik sekali!! Seperti pengalamannya Yogie, Erien n smuanya yang bisa kita ambil hikmahnya.
Oia kwand, , saya juga punya pengalaman yang sangat menarik. Meskipun menarik tapi membuat saya ketakutan, khawatir , cemas dtt. Dengan pengalaman yang saya alami itu membuat saya lebih waspada dan tidak mudah percaya kepada orang yang dekat di sekitar saya. Saya yakin kalian pasti sudah tidak sabar untuk mengetahuix. . . . hahaaa
Hari itu setelah selesai kuliah di Milan (MIPA selatan) saya hendak pulang ke rumah (kos-an maksudx), sebelum sempat keluar dari kampus saya ketemu dengan temanku, kebetulan saya agak dekat dengannya dan sering ketemu ketika di kampus, saya kenal dia pas waktu ospek maba kemarin, dia jurusan ilkom yang berinisial ID. Tiba-tiba dia menawari proyek kpd saya, tapi dia tidak menjelaskan secara jelas proyek yang dia tawarkan. Dia cuma bilang “ada proyek buat kmu klo kamu mau, lumayan bisa nambah penghasilan apalagi hasilx besar, kmu bisa jd tentor kn?”. Waktu itu saya jawab “InsyaAllah, gampang dh”, terus terang saja saya percaya sama dia krn selama saya kenal dia baik. Setelah selesai ngobrol saya pulang.
Malam harinya tiba2 dia sms menanyakan proyek yang ditawarkannya tadi sore, dia juga memberitahukan kpd saya kalo mau gabungan dgn mereka, saya harus di tes dan wawancara dulu, dipikiranku sempat muncul tanda tanya besar. Besoknya dia mengatakan kpd saya “pkokx jd kaya tentor gitu, ntr bayaranx sekitar 2 juta tiap bulannya”. Tawaranx itu membuat saya tertarik, tapi kadangkala saya tidak percaya mana ada tentor yang dibayar sebesar itu, apalagi buat seorang mahasiswa, pasti ada yang tidak beres.
Beberapa hari kemudian saya di ajak ke tempat yang dia ceritakan, ketika sampe disana perasaan saya tidak enak dan sedikit cemas. Tempatx dari luar sangat sederhana, ada beberapa orang yang tampak berjaga-jaga disitu. Kemudian kami naik ke lantai dua, sampe di atas berbeda jauh dengan keadaan yang di bawah, ruangannya lebar, fasilitasnya lengkap (TV, AC, dtt). Disitu juga banyak anak2, ktx sih ada yang dari ilkom, kedokteran ,dll. Setelah disana saya di tes pelajaran fisika dan di wawancara juga. Soaxl fisika ada 15 yg diambil dr buku UM (ujian masuk) universitas saya berasal dan wawancaranyapun berkaitan dengan fisika juga serta masalah pribadi.
Disana saya tidak sendirian, terlihat ada seorang perempuan yang juga ikut seleksi. Perempuan itu jurusan hukum yang brinisial NT. Setelah selesai kemudian saya minta izin untuk pamit krn sdh maghrib, tapi mereka meminta saya untuk menunggu sebentar. Tiba-tiba datang seorang ibu-ibu dgn seorang pengawalnya yag berambut panjang, sayapun merasa takut. Kemudian saya dan perempuan (berinisial NT) itu di minta untuk menghadapnya. Kemudian ibu itu menjelaskan maksud dari semuanya. Mereka meminta kpd saya dan perempuan td bekerja sama dgn mereka. Kasarannya saya diminta utk jadi joki pada UM di universitas saya berasal. Terus terang saya kaget mendengarnya. Kemudian ibu itu menanyakan kpd perempuan tadi mau atau tidak, kemudian dia menjawabnya tidak mau krn takut melakukan kaya gitu. Ibu itupun menanyakan kepada perempuan itu mengapa tidak mau toh semua anak yang disitu juga melakukan hal yang sama (ibu itu sepertix memaksa untuk menerima tawarannya). Selanjutnya ibu itu menanyakan kpd saya mau atau tidak tawarannya. Saya sempat berfikir kalau saya mengatakan tidak, pasti ibu itu akan memaksa saya seperti yang dia lakukan kpd perempuan tadi, di sisi lain saya harus menolak tawaran itu krn dampaknya bagi saya sangat besar apalagi kalau ketahuan bisa2 saya di D.O dari universitas saya skr. Maka itulah saya menggunakan taktik untuk menjawabnya. Saya meminta waktu untuk berfikir beberapa hari untuk memutuskannya (padahal saya pasti akan menolaknya).
Asalkan kalian tahu juga, ibu itu juga mengiming-imingkan uang sebesar 5 juta untuk setiap org yang lolos pd seleksi tsb. Tidak hanya itu dia bilang akan membiayai semua biaya kuliah saya sampe lulus, uang setiap bulannya, dan asrama bagi kami. Bayangkan!! Betapa tergodanya dengan tawaran sebesar itu (Astaghfirullah). Sebelum pulang ibu itu memberikan sejumlah uang msg2 sebesar 100rb kpd kami, saya sempat menolaknya tapi karena dipaksa dan sikonx tdk menguntungkan saya utk menolak maka kami ambil uang itu. Sepulangx dr tmpt itu saya sempat ngobrol dgn perempuan yang tadi, intinya kami menolak tawaran itu. Ada satu kalimat yang lucu dr perempuan itu, dia bilang “masa’ saya kuliah d jurusan hukum, tapi melanggar hukum” , , Benar jg yang dia katakan. . . hahaa. Awalnya saya tdk paham apa maksud yang ibu itu suruh kpd saya, tapi untungnya perempuan itu yang ngasi tau smuanya dan selalu mengingatkan saya agar tidak terjebak masuk ke kandang macan. Beberapa hari kemudian saya bilang ke teman saya yg ngajak saya itu bahwa saya menolak tawaran yang mereka tawarkan. Selama beberapa hari itu pula saya merasa takut karena ibu itu selalu menghubungi saya untuk bertemu, tapi saya tidak menanggapinya dan tidak ingin berurusan dengan mereka lagi.
Mereka yang ada disitu adalah oknum2 mahasiswa universitas saya berasal dan saya sangat kecewa pada teman yang sdh saya kenal tersebut.
Seperti itulah pengalaman saya kawand, sungguh mengerikan! Bayangkan saja gmn perasaan saya waktu itu. Hampir sj saya terjebak pada perjokian yang sdh terorganisasi. Ketika berada pd posisi yang sulit seperti itu, saya pasti teringat pada orang tua dan semuanya (termasuk kalian smuanya), saya tidak akan mengecewakan ortu dan merekalah yang menjadi penyemangat saya. Skr saya melakukan kegiatan kuliah seprti dulu lagi dgn rasa aman dan tentram serta tambah bersemangat meraih mimpi2. . .
Smg kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
Jaga diri kalian baik2. Thanks!
Man jadda wa jadda
Wassalamualaikum
YK, 11-03-2010 (01.00 WIB)
Tags: arista | 0 komentar
Rabu, 03 Maret 2010 | 3dhanerz
Edhanerrzzzzzzz........................
pa kabar kalian semua.........?????
nyaris nggak terdengar kabarnya........
Kita uda pisah.....
Uda jarang ketemu...
jarang sms-an.....
jarang semuanya.............
uda punya kesibukan masing-masing....
uda punya dunia masing-masing yang beda satu sama lain......
Eehhhmmmm................
walaupun dulu ku bukan bagian dari Edhanerz yang sering ngumpul.........
tapi sekarang yang aku rasain "AKU KANGEN Edhanerzzz"
Waktu sendirian, waktu kesepian, waktu sedih
Waktu nggak jelas mau ngapain,
dengan inget kalian
Tags: | 0 komentar
Sirkumsisi
Selasa, 23 Februari 2010 | 3dhanerz
Assalamualaikum...
Erien was here !!! seorang anggota Edhanerz ipa E 09 yang baru ja nyelesekan semester 1 di FK Unair, pend.Dokter, (narsisme almamater. hehee... ;) ).
yogie bilang, blog ini buat tempat cerita juga kan?
oke, rien mulai, rien punya cerita seru selama liburan kemaren
tentunya di samping cerita seru menghabiskan waktu bersama kalian, EDHANERZ. Kalo dygta punya lagu "pecundang sejati", kalian adalah Orang Edhan sejati. hehe^^
Liburan kemarin, rien dapet job, bantuin sirkumsisi massal, ato lebih kerennya, sunatan massal. 'pembantaian' titit secara massal ini diadakan ma bupati kita tercinta loh, yang terhormat bapak Kholilur Rahman (bener gak c namanya? pokoknya ma ki Kholil). Keren gak? hehee... naa...sirkum yang rien ikuti untuk pertama kali ntu di daerah rumah Juznia, larangan badung. Pengalaman yang seru ntu mulai dari awal acara.
Semua peralatan udah disiapkan, mulai dari spuit (suntikan)+needle, obat bius, klem, stackholder, jarum jahit, benang buat jahit, kasa, kain duk, antiseptik, alkohol, juga gunting. Rien dapet rekan, namanya mz Edi. Enaknya nih, dia pake alat yang bentuknya kayak lem tembak punya nindi tapi ujungnya ntu besi panas. Kalo sirkum pake ini, darah yang keluar bisa minimal loh, bahkan jarang banget terjadi 'bleeding' alias pendarahan.
sirkum pun dimulai. Rien gak mau liat awalnya. Wajah takut+gak tega lihat adek-adek itu nangis keliatan banget. Trus ada yang nyeletuk, "aduh, mb' dokternya takut" hiyaaah...malunya... well, buat jaga image, rien akhirnya berani juga deketin 'korban' pertama rien ma mz Edi.
Korban ke-2, ke-3, dst...sama ja, nangis.
jerit-jerit.
Yang kemudian terjadi entah pasien ke berapa, saat mz Edi udah injeksi dan rien pegang2 tititnya itu, supaya biusnya merata, eh tiba...
"cuuur..."
yep. temen2 bener, mereka pipis.
huuuftt... ;(
sebelum praktek langsung kayak tadi itu,sebenenya rien pernah belajar teori sirkumnya. Yaitu saat sebelum UAS kakak kelas ngadain diklat sirkum ma bedah minor di kampus. Saat itu gak terpikirkan ma Erien, akan ada kejadian pasien pipis saat disirkum. pengalaman yang menarik.
Benar-benar MENARIK.
Temen-temen tau gak, ada pasien sirkum saat itu yang umurnya baru 40 hari loh! gak usah berdecak kagum, kasian harusnya. Dia kehabisan tenaga kan buat nangis... haaa... T.T Ada juga pasien yang saat mau dijahit lukanya, eh, dia malah tidur... gak sakit emang, kan dah dibius..
Pengalaman kedua, rien sirkum di daerah Proppo. Rien merasa excitednya karena ini daerah pedalaman. Daerah dimana halaman rumahnya bukan paving kayak di kota, tapi masi berupa tanah, merah. Daerah dimana sebelah kirinya itu kelihatan bukit dan sawah dan kanannya perumahan penduduk. Daerah dimana masih banyak ulama-ulama desa bersorban kotak-kotak merah putih. Waah... serasa dah jadi dokter gitu. Ihhiiiiy... Kalo cerita pasien? ada.
Pasien ini, sepertinya punya cita-cita jadi gubernur bank Indonesia deh. Kenapa? Saat dia jerit-jerit kesakitan, tau apa yang dia minta?
"Eboooo'...sakeee' booo'... enje', enje', minta pessenah engkooo'!!!" (artinya >> Mamiiiii....sakit miii... tidaaaak...tidaaak... minta duit akuuuu").
waktu itu, omnya yang gak ikutan nyekap dia, ngasi duit 5 RIBU RUPIAH. maksudnya c, biar gak nangis ge. eh, dia genggam erat-erat uang itu dengan tangan kirinya yang masi dipiting dibantu oleh giginya yang seputih senyum pepsodent. Uangnya, DIGIGIT sampe' robek. Yang gak rela adalah erien. "Yaaah... adek...uangnya kok disobek...emaan... huwaaaa" oke,oke, teriakan terakhir cuma improve kok.
Daerah ketiga, Tobungan, Galis. Rumahnya mz Ainul.
Yang disini agak menyebalkan.
Ada pasien yang waktu itu dianter bapaknya. Awalnya sih gak ada masalah, seperti biasa, nangis, jerit-jerit. tapi yang ini ditambah dengan gerakan erotis, I mean >> AGLUBUK (bahasa indonya apa c? pokoknya berontak gitu...). Naa... suasana ini semakin diperparah dengan bapaknya yang gak tega buat nyekap anaknya. Mungkin lebih tepatnya gak sabaran. Hmm...gini, rien pake bahasa 'disekap', 'dipiting' soalnya gak tau bahasa yang tepat untuk menggambarkan keadaan lutut dan siku mereka di tahan biar gak bergerak banyak.
kembali ke bapak gak sabaran (BGS) tadi. Bapak yang terhormat itu, terus saja mengeluh, menggerutu, "Aduh, ce' abiddha, ck." (Artinya >> aduh, lama banget sih!). Setelah preputiumnya (-nya disini adalah kata ganti anak BGS tadi, bukan BGS, harap diperhatikan.) dipotong, eh, BGS malah cepet2 mau bawa kabur anaknya. Padahal masi ada tahap penjahitan. Sedikit emosi, mz Edi nahan BGS itu untuk tidak pergi, sambil nyanyi lagunya d'masiv "kembalilaaah....wahai sayangku...aku takkan pernah bisa hidup tanpamu. "
ya, ya, bercanda teman.
Keukeuh dengan gerakan erotisnya, bikin kita, tim medis (uhuy) kesusahan buat kerja cepet. Apalagi kita dapet perlakuan tidak menyenangkan dari BGS itu. Dia? tetap menggerutu sambil terus berusaha mau bawa kabur anaknya. akibatnya, dia cuma dapat 2 jahitan dari yang seharusnya minimal 4 jahitan. Setelah itu, BGS tadi sempat mengumpat "P*te' jih, ce' abiddha!" (tidak disertakan artinya, terlalu kasar). Uuuh...tau gitu anak ntu gak ta' sunnat yah! uh, uh!
Daerah terakhir, tadi pagi, 23 Februari 2010, Dasok.
Disini kita kekurangan tim medis. Pihak panitia bilang semalam sebelumnya, yang mendaftar untuk disirkum 22 orang. PAs nyampe di lokasi tadi pagi, koordinator tim medis nanya, ternyata ada 40 orang. Karena hari kerja, tim medis cuma bisa manggil 2 orang lagi untuk bantu. tapi, gak papa, tetap selese kok.
Tadi rien sempet ngebentak seorang pasien. Umurnya udah 7 tahun, dah SD, artinya dia paham betul kalo disunat itu sakit. Gerakan erotisnya sungguh tidak tertahankan. Bikin rien...hmm... bikin rien...gak enak nih ngomongnya,
E.M.O.S.I
Emosi rien memuncak, karena gara-gara dia aglubuk, tititnya pendarahan. banyak. meski gitu, dia tetep aja joget2 kayak orang kesurupan. Akhirnya...
"HEH! DIEM!"
masih dengan tampak galak, rien ceramah mbil nunjukin kasa yang udah merah gara2 darahnya,
"Ini kalo kamu gak diem! Diem!"
HAsilnya?
tetap aja nangis+joget2. T.T
Well... semua itu memberi rien pengalaman yang 'subhanallah sekali'.
Cerita lainnya akan berlanjut di lain kesempatan.
Miss U Edhanerz!
Sukses yah di tempat perantauan masing2^^
Amiiin.
Tags: dr.Rin/15 | 2 komentar
Mengapa Islam Menolak Valentine?
Sabtu, 13 Februari 2010 | 3dhanerz
“Valentine” menjadi istilah yang akrab dan populer disebutkan untuk momentum 14 Februari. Momentum ini menyimpan nilai tersendiri bagi mereka yang merayakannya. Sehingga tak jarang 14 Februari diaktualisasikan sebagai sebuah perayaan khusus disetiap tahunnya. Dimulai dengan mengemas sebuah kado istimewa, melayangkan ucapan “happy Valentine”, hingga mengadakan perayaan besar bak sebuah resepsi pernikahan. Hal ini dinilai wajar untuk sebuah momentum yang “diistimewakan”.
Namun demikian, kewajaran perayaan Valentine menjadi polemik, bahkan mengundang perbincangan hangat, saat Islam turut ambil bagian untuk mengistimewakan perayaan ini. Valentine yang diyakini sebagai budaya yang lahir dari agama Kristen telah melibatkan sebahagian besar remaja Islam untuk merayakannya. Hal ini dinilai salah sehingga melahirkan klaim “haram” bagi umat Islam yang merayakannya.
Ironisnya, fatwa “haram” untuk perayaan Valentine bagi umat Islam, tidak malah menjadikan pemeluk Islam (khususnya remaja) meninggalkan budaya perayaan Valentine ini, akan tetapi sebaliknya, perayaan tersebut justru mendarah daging dan “membumi” dalam masyarakat Islam pada umumnya. Apakah dikarenakan doktrin tersebut merupakan sebuah “ijtihad” baru yang kurang memiliki kejelasan hukum sebagaimana persoalan kehidupan lainnya, jelasnya fatwa “haram” terhadap perayaan Valentine agaknya kurang memiliki “makna generik” yang pada akhirnya menjadikan fatwa tersebut kurang diindahkan.
Kesamaran Sejarah Valentine
Berbeda dengan hari besar lain semisal 25 Desember sebagai hari natal, atau 12 Rabiul Awal yang merupakan hari kelahiran Muhammad SAW, 14 Februari sesungguhnya memiliki “kesamaran sejarah” sebagai sebuah hari besar. Kebanyakan orang menyebut hari ini sebagai hari “kasih sayang”, namun tidak ada landasan yang kongkrit dan argumentatif untuk menyanggah kebenarannya.Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), istilah Valentine yang disadur dari nama “Valentinus” paling tidak merujuk pada tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda, yaitu: seorang pastur di Roma, seorang uskup Interamna, dan seorang martir di Provinsi Romawi Africa. Koneksi antara tiga martir ini terhadap perayaan hari kasih sayang tidak memiliki catatan sejarah yang jelas. Bahkan Paus Gelasius II pada tahun 496 M menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada hal yang diketahui dari ketiga martir ini. 14 Februari dirayakan sebagai peringatan santa Valentinus sebagai upaya mengungguli hari raya Lupercalica (dewa kesuburan) yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.
Berbeda dengan hari besar lain semisal 25 Desember sebagai hari natal, atau 12 Rabiul Awal yang merupakan hari kelahiran Muhammad SAW, 14 Februari sesungguhnya memiliki “kesamaran sejarah” sebagai sebuah hari besar. Kebanyakan orang menyebut hari ini sebagai hari “kasih sayang”, namun tidak ada landasan yang kongkrit dan argumentatif untuk menyanggah kebenarannya.Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), istilah Valentine yang disadur dari nama “Valentinus” paling tidak merujuk pada tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda, yaitu: seorang pastur di Roma, seorang uskup Interamna, dan seorang martir di Provinsi Romawi Africa. Koneksi antara tiga martir ini terhadap perayaan hari kasih sayang tidak memiliki catatan sejarah yang jelas. Bahkan Paus Gelasius II pada tahun 496 M menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada hal yang diketahui dari ketiga martir ini. 14 Februari dirayakan sebagai peringatan santa Valentinus sebagai upaya mengungguli hari raya Lupercalica (dewa kesuburan) yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.Beberapa sumber menyebutkan bahwa jenazah santo Hyppolytus yang diidentifikasi sebagai jenazah santo Valentinus diletakkan kedalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whiterfiar Street Carmelite Churc di Dublin Irlandia oleh Paus Gregorius XVI pada tahun 1836. Sejak itu, banyak wisatawan yang berziarah ke gereja ini pada tanggal 14 Februari. Pada tanggal tersebut sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.
Catatan pertama dikaitkannya hari besar santo dengan kasih sayang dimulai sejak abad ke-14 di Inggris dan Prrancis, dimana diyakini bahwa 14 Februari merupakan hari ketika burung mencari pasangan hidupnya. Keyakinan ini ditulis dalam karya sastrawan Inggris abad ke-14 bernama Geoffery Chaucer. Dalam karya tersebut dia menuliskan: “…for this was sent on seynt valentyne’s day,…when every foul cometh ther to chosehis matc (inilah yang dikirim pada hari santo Valentinus,…saat semua burung datang kesana untuk memilih pasangannya)”.
Sumber lain dari sebuah kartu Valentine abad ke-14 yang konon merupakan bagian dari koleksi pernaskahan British Library di London menceritakan beberapa legenda santo Valentinus, diantaranya mencatat bahwa: sore hari sebelum Valentinus gugur sebagai syuhada, ia menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikan kepada sipir penjaranya bertuliskan “dari Valentinus”. Konon ketika itu serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka. Itu sebabnya pada zaman tersebut para pasangan yang tengah menjalin cinta lazim bertukar catatan dan memanggil pasangannya sebagai “Valentine”.
Aktualisasi Perayaan Valentine
Sekelumit catatan “sejarah samar” latar belakang perayaan Valentine yang dipaparkan diatas sesungguhnya masih belum cukup beralasan untuk mengaitkan 14 Februari dengan hari kasih sayang. Anehnya, sampai hari ini aktualisasi perayaan Valentine semakin tumbuh subur dan berkembang pesat seperti pertumbuhan jamur di musim hujan. Padahal, tanpa disadari perayaan ini telah dihapus dari kalender gereja sejak tahun 1969 sebagai sebuah upaya menghilangkan keyakinan terhadap santo-santa yang asal mula sejarahnya hanya sebatas legenda dan masih perlu dipertanyakan.
Sekelumit catatan “sejarah samar” latar belakang perayaan Valentine yang dipaparkan diatas sesungguhnya masih belum cukup beralasan untuk mengaitkan 14 Februari dengan hari kasih sayang. Anehnya, sampai hari ini aktualisasi perayaan Valentine semakin tumbuh subur dan berkembang pesat seperti pertumbuhan jamur di musim hujan. Padahal, tanpa disadari perayaan ini telah dihapus dari kalender gereja sejak tahun 1969 sebagai sebuah upaya menghilangkan keyakinan terhadap santo-santa yang asal mula sejarahnya hanya sebatas legenda dan masih perlu dipertanyakan.Aktualisasi perayaan Valentine yang semakin subur ini dapat dilihat dibeberapa wilayah dunia yang turut menyisihkan waktu untuk merayakannya. Seperti di Jepang, hari Valentine, berkat marketing besar-besaran, sebagai hari dimana para wanita memberikan pria yang mereka senangi permen coklat. Ini tidak dilakukan secara sukarela, melainkan sebagai sebuah kewajiban, khususnya bagi mereka yang bekerja di Kantor. Dengan sedikit penambahan ciri khas, Thaiwan juga mengaktualisasikan perayaan Valentine semacam ini.Di Prancis perayaan Valentine dimeriahkan dengan pesta kembang api, sementara di Australia para remaja biasa kumpul disepanjang jalan bersama teman-teman dan pasangan mereka untuk merayakan Valentine. Pada saat yang sama, Valentine dikecam oleh orang Melayu di Malaysia. Dan tanpa disadari pula, budaya bertukaran kado Valentine antara sepasang kekaasih pada tanggal 14 Februari mulai muncul di Indonesia.
Islam dan Argumentasi Penolakan Valentine.
Dari berbagai macam warna dan bentuk aktualisasi perayaan Valentine diseluruh penjuru dunia, Islam justru hadir sebagai institusi yang menolak perayaan Valentine tersebut. Arab Saudi misalnya, sebagai wilayah yang dianggap kiblat muslim diseluruh dunia, telah mengharamkan Valentine bagi umat Islam karena dinilai sebagai perayaan kaum Kristen yang penuh kekufuran. Padahal dengan alasan yang tidak jelas, umat Islam di Indonesia (pada umumnya) sebagai negara pemeluk Islam terbanyak di dunia, telah menjadikan Valentine sebagai bahagian yang mesti dirayakan setiap tahunnya (khususnya bagi para remaja).
Dari berbagai macam warna dan bentuk aktualisasi perayaan Valentine diseluruh penjuru dunia, Islam justru hadir sebagai institusi yang menolak perayaan Valentine tersebut. Arab Saudi misalnya, sebagai wilayah yang dianggap kiblat muslim diseluruh dunia, telah mengharamkan Valentine bagi umat Islam karena dinilai sebagai perayaan kaum Kristen yang penuh kekufuran. Padahal dengan alasan yang tidak jelas, umat Islam di Indonesia (pada umumnya) sebagai negara pemeluk Islam terbanyak di dunia, telah menjadikan Valentine sebagai bahagian yang mesti dirayakan setiap tahunnya (khususnya bagi para remaja).Barangkali ada benarnya “falsafah konyol” yang menyebutkan “hukum dibuat untuk dilanggar”, sehingga dengan serta merta Valentine yang telah di klaim “haram” bagi pemeluk Islam begitu leluasa mengakrabkan diri . Agaknya syariat kurang berlaku dalam tataran ini. Atau justru syariat memang tak lebih dari seperangkat aturan yang terikat ruang dan waktu, serta terkungkung keadaan tertentu, sehingga perayaan Valentine boleh jadi “berganti wajah” dalam perspektif hukum Islam sesuai dengan keadaannya. Sebagaimana pembelaan pemikir rasional, bahwa tidak ada statement yang qathi (jelas) didalam al-Qur’an maupun hadits terhadap pelarangan perayaan Valentine, sekalipun itu budaya yang tidak lahir dari Islam itu sendiri.
Melihat kenyataan bahwa perayaan Valentine semakin subur ditengah masyarakat Islam (Indonesia khusunya), agaknya syariat memang perlu menghadirkan sebuah argumentasi baru yang lebih memiliki makna generik serta terlepas dari sikap eksklusif yang menekankan prinsip bahwa Valentine lahir dari ajaran Kristen. Dengan kata lain, sungguhpun tidak ditemukan literatur lain selain literatur Kristen yang mampu menghantarkan sejarah Valentine, dan hal ini menandakan bahwa Valentine tidak dapat dibantah sebagai budaya yang datang dari ajaran Kristen, tetap saja ada nilai eksklusif yang akan lahir jika Islam menolak perayaan tersebut dengan alasan ini.
Barangkali, alasan yang lebih rasional dan universal untuk menolak perayaan Valentine bagi umat Islam adalah dengan mengajukan pertanyaan: untuk apa Valentine dirayakan?; cukup beralasankah 14 Februari dideklarasikan sebagai hari kasih sayang?. Maka pertanyaan ini dengan sendirinya akan menghadirkan jawaban bahwa Valentine tidak lain diperingati untuk mengenang santo Valentinus yang hanya ada dalam kayakinan Kristen. Oleh karenanya, kurang tepat jika Valentine dirayakan umat Islam dengan alasan turut merayakan hari kasih sayang. Padahal, Kristen sendri sebagai institusi yang memulai propaganda perayaan tersebut, pernah menghapuskan penanggalan ini dari kalender gereja dengan alasan sejarah yang tidak jelas. Naif sekali jika umat Islam yang notabenenya “ikut-ilutan” justru menjadi vigur yang paling “getol” merayakan Valentine tersebut.
Penutup.
Di Jepang Valentine dirayakan sebagai propaganda marketting secara besar-besaran. Orang Prancis dan Australia mungkin punya alasan sendiri untuk merayakan Valentine. Tapi yang sulit dimengerti adalah si “Fulan” penduduk asli Indonesia, dengan biaya yang cukup mahal turut mengemas kado istimewa untuk dipersembahkan kepada kekasihnya di tanggal 14 Februari. Apakah si “Fulan” juga punya alasan merayakan Valentine, atau justru menjadi korban ikut-ikutan?.
ARISTA ROMADANI (KMFM)
Tags: arista | 0 komentar
| 3dhanerz
diana g' punya cerita tp diana cuma bisa nambahin jam ini k blog kelas qt mga semuanya suka m jam ni
Tags: diana | 3 komentar
musibah melandaku,kawan
Senin, 01 Februari 2010 | 3dhanerz
kawan, tgl 2 pebruari, namaku n 1 temen cweku tercemar. sekarang kan dah banyak temenku yang nyediain jasa isi ulang pulsa. nah ada 4 no asing yang minta isi ulang pulsa ke mereka yang punya jasa itu. parahnya mereka mangataskan namaku n temen cweku tu. gilaaa!!! kurang ajar bgt tu orang. dan korbannya tu bukan 1 anak, tapi 3 anak 1 jurusan ma aku tapi beda kelas......
huff... semoga pelakunya segera tertangkap.... T.T
